Kamis, 24 Januari 2019

Hari #2 Level 5 Games Bunsay IIP

Living book.

Istilah yang lagi booming sekarang, untuk mengartikan pengaruh buku yang meng'hidup'kan orang yang membacanya.

Aku berharap Hamas (dan adik-adiknya, kalau ada) kelak bisa melihat buku sebagai jendela dunia. Tak hanya baca, ia dapat mengambil hikmah, manfaat positif, lalu suatu hari mungkin menulis buku lagi.

Dan inilah yang kulakukan saat ini, berusaha mengenalkan, membacakan buku untuknya sedari kecil. Buku 'Mencintai Rasulullah: 365 Hari Bersama Nabi Muhammad saw' ini kuharapkan menjadi salah satu jalan engkau meneladani akhlak dan pribadi Rasulullah yang mulia.

Hari ke 40 saat ini.

Rabu, 23 Januari 2019

Hari #1 Level #5 Game Bunsay IIP

Assalamualaikum semuanya,
Alhamdulillah.. Rasanya berbahagia bisa nulis tugas IIP lagi di blog. Sudah lama rasanya..

Kali ini tantangan family time tentang menumbuhkan minat baca pada keluarga (especially anak) lewat stimulasi membacakan buku pada anak.

Hamas sudah lama punya kegiatan berkisah, alhamdulillah tantangan kali ini membantunya lebih konsisten dan memang target dari awal tahun ini ingin terus konsisten membacakannya kisah sebelum tidur.

Hihi tapi buku yang Hamas baca masih rutin satu buku dulu, karena ini tentang sirah Nabi Muhammad saw. Di samping ada beberapa bacaan lain yang lebih ringan untuk seusianya. Jadi mungkin nanti akan itu-itu saja cerita membacakannya. Semoga yang sedikit demi sedikit ini bisa membuatnya cinta dengan buku. Kelak ia suka membaca buku untuk mendapat ilmu. Aamiin.

Judul 1: Mencintai Rasulullah: 365 Hari Bersama Nabi Muhammad saw

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Kamis, 22 November 2018

Aliran Rasa #melatihkecerdasan

Jujur diminta bikin proyek kali ini, kepala ngeblank, mungkin karena bertepatan dengan momen nyoba tes cpns dan tinggal di tempat baru. Pikiran bercabang dan kurang fokus mengoptimalkan beberapa hal termasuk proyek family di kelas Bunsay kali ini.

But anyway, alhamdulillah ada mbak korlan Ran yang mencolekku saat itu. Sayang sekali aku masih belum ada waktu nulis sejak saat tercerahkan saat itu. Dan meskipun terlambat menuliskan kisah Melatih Kecerdasan Anak untuk disetor sesuai jadwal, insyaAllah akan kutuntaskan segera.

Bersyukur sekali aku dan hamas masih terus seharian bersama setiap hari sembari mencoba hal-hal baru dan merutinkan skedul harian. Meskipun betul, jika tanpa perencanaan, tak terasa apa saja yang ingin distimulasi dan terkadang berakhir terlupa atau ter-excuse dengan kejadian lain.

Apapun itu, semangat Bunda!
Allah bersama hamba yang bersabar.
Dan hasil tak mengkhianati usaha 😊

Membangun Kecerdasan Anak #1

Project family
Bunda feat Hamas 😍

Sebenarnya agak bingung dapat tugas project family kali ini mau bikin kegiatan apa bareng si kecil. Meskipun setiap hari bersama, ternyata jika tak dimaknai seperti ini bisa terlewati tanpa tau kita sudah melakukan apa untuk tumbuh kembang dia.

Dan kali ini, Hamas dan bunda ingin mencari teman bersama. Di tempat tinggal baru banyak anak-anak dengan rumah berdekatan. It's time to make friends. 😍👍

Siang hari, setelah Hamas makan dan tidur sebelumnya, kini waktunya dia bermain. Dia bersemangat sekali merangkak keluar rumah. Di depan rumah ada tumpukan pasir yang kata tetangga dikhawatirkan jadi tempat kucing berak, jadilah Bunda putar otak agar ia tak bermain di situ.

Pas sekali, Bunda melihat ada mbak Nada (seusia Hamas lebih tua beberapa bulan) sedang berjalan menuju mbak penjual jamu. Bunda gendong Hamas menuju kesana dan voila! Ternyata sudah ada beberapa anak laki-laki di sana. Alhamdulillah.. Hamas pun berkenalan dengan mereka. Ada Dito (7m), Aji (+-3y), Arga (+-5y), Candra (+-6y).

Hamas begitu senang dengan kehadiran teman. Ia menjulurkan tangan kepada teman terdekatnya (Tito). Maksud hati ingin berkenalan mungkin ya, namun ia melakukannya dengan 'keruwekan' (apa ya kata lainnya 🤔) semacam tangan menggaruk-genggam dengan gemas.

"Lho adiknya dielus nak, sayang itu dielus ya. Kalau di'keruwek' nanti sakit. Bisa nangis kalau sakit." Bunda pun menjelaskan sambil mencontohkan pada tangan Hamas bagaimana itu 'elus' dan menggambarkan sakitnya 'keruwek'.

Setelah mbak Jamu pergi, para anak pun pindah ke teras yang lebih teduh di rumah tetangga. Banyak mainan di sana. Hamas berbinar lagi melihatnya. Ia mulai beraksi mengaduk mainan di dalam bak truck kecil lalu menuang isinya tersebar kemana-mana. 😅

Hamas yang masih berusia 18m bermain sendiri di sana, di tengah anak-anak yang juga baru main sendiri (ifa 3y dan tito 7y). Tak apa, temani saja sembari ajak bicara.

Hari ini proyek Bunda dan hamas bersosialisasi sukses. Semoga terus berlanjut ya.. dan semakin dekat dengan tetangga.😄

7 November 2018

#gamelevel3
#kelasbundasayang
#institutibuprofesional

Minggu, 21 Oktober 2018

Tantangan Kemandirian Anak #10


Hari ke 10,
Sikat gigi. Nah sepertinya perlu usaha ekstra melatihnya sikat gigi karena semenjak bayi Bunda lupa tidak membiasakannya.

Kata Utinya, Hamas butuh diberi contoh langsung melihat Bunda sikat gigi. Masalahnya ketika sikat gigi menggendong Hamas itu tidak memungkinkan. Tapi seharusnya tidak menjadi alasan.

Setiap mandi sudah dikenalkan sikat gigi silikon yang model telunjuk itu, dia hanya menutup mulut tak mau giginya disikat. Ya memang jika terlambat menamkan kebiasaan akan butuh usaha ekstra. Semoga besok segera mau sikat gigi ya, Nak.

#hari10
#gamelevel2
#tantangan10hari
#kemandiriananak
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Tantangan Kemandirian Anak #9

Hari ke 9,
Memakai pakaian tanpa drama.
Alhamdulillah, sejak masih new born, memakaikan pakaian setelah mandi pada Hamas tidaklah terlalu jadi soal. Tangannya yang masuk ke lubang baju satu per satu selalu refleks mencari jalan keluar dan tak membutuhkan waktu lama mengajarinya agar selalu refleks mau masuk ke pakaian yang dia pakai.

Ia pun suka bergerak-gerak setelah dihanduki. Tetapi sejak awal, Bunda membuat perjanjian dengan Hamas jika Hamas boleh bergerak dari atas perlak asalkan popok sudah dipakai. MasyaAllah dia bagaikan mengerti. Sampai saat ini, sebelum pospak dipakai saat ia lupa dan akan bergerak, Bunda ingatkan lagi pun langsung tenang lagi. Doa sebelum pakai baju menjadi doa favoritnya.

#hari9
#gamelevel2
#tantangan10hari
#kemandiriananak
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional

Tantangan Kemandirian Anak #8


Hari ke 8
Toilet training.
Bunda berencana memulai toilet training saat Hamas sudah bisa diajak berbicara atau isyarat untuk menunjukkan keinginan, kuat berdiri, dan bisa berjalan insyaAllah. Pertimbangannya agar hamas kini fokus bisa jalan dulu.

Nah menuju kesana, persiapan sprei waterproof, celana pendek Dan stok sabar sebanyak-banyaknya. Katanya akan lebih cepat jika full lepas pospak ketika training. Bismillah, semoga di usia 2 tahun nanti Hamas sudah lulus toilet trainingnya.

#hari8
#gamelevel2
#tantangan10hari
#kemandiriananak
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional